Minggu, 05 Desember 2010

Elegi Sunyi

bersua kembali denganmu adalah suatu anugrah
api cinta yang tak pernah pudar meriapkan nuansa indah
saat kau sematkan mawar itu lima belas tahun yang lalu
seakan baru kemarin terjadi
hangat genggaman di malam biru yang kita lewati bersama
saat kau dendangkan 'terlalu manis'
dengan denting dawai gitarmu
yang hanya untukku
sementara api unggun yang masih menyala didepan kita
meretih
membingkai kenangan yang terukir indah
saat kau telusuri jejak langkahku yang terjauh darimu
menambat rasa baru dalam kalbu yang tersentuh haru
rasa apa ini?
yang begitu berbeda
asing
tapi menyenangkan
dan saat kita berdekat dibawah tenda
di malam pekat yang terbungkus kabut
meneteskan rinai hujan gerimis
kau masih setia dengan gitarmu
yang merdu ditelingaku
dan saat kau datang padaku dengan seikat bunga
mawar merah jambu di siang itu
dengan senyum menawan kau ulurkan bunga itu
dengan tatap mata yang hanya tertuju padaku
tak peduli ada orang lain disitu
kuterima mawar itu dengan perasaan antara malu, jengah, dan bangga...
karna kau membuatku menjadi seorang yang istimewa
dan kubertanya "ini untukku?"
ah, seandainya aku tahu apa yang kau pikirkan waktu itu
kupandangi mawar itu
bunga pertama yang terindah
yang pernah kuterima
perlahan ada rasa hangat yang menyebar dalam sukma
inikah cinta?
datang tanpa diduga
kau raih aku dalam semua mimpimu
kau ajak aku berkelana dalam semua anganmu
kau jadikan aku satu satunya dalam hatimu, nafasmu, jiwamu...
cintamu milikku
hanya aku
love at the first sight adalah roman kita
kisah indah terbalur kata cinta yang kau bisikkan dengan mesra
dan saat kau datang kembali
membawa sebentuk bunga indah
yang coba kau hadirkan kembali
mawar merah jambu itu dalam bentuk yang berbeda
jujur saja
de ja vu itu tersingkap ke permukaan
perasaan ingin dekat denganmu
menyentuhmu
meski hanya sesaat
dan khayal itu menjadi nyata di bibirku...
terasa begitu nyeri saat rindu menerjang dada
disaat senja menjelang
disaat kusadari aku sendiri
tapi kuyakin cintamu, hatimu, jiwamu, bahkan nafasmu masih untukku
karna aku pun juga begitu
oh pujaanku, yang tlah berani membawa nafasku pergi
kembalilah padaku
temani jasad ini
berikanku oase kehidupan
karna tanpanya, aku akan mati...
dari relung hati kukatakan padamu
tak pernah ada yang lain
tak akan
karna aku hanya ingin kau
itu saja



delta city, 2010
300995,161110,HNA MCMVC - MMX

1 komentar: